Home Headline News Stadion Pahoman Sudah Direhab, Proyek Pemprov Lampung Habiskan Anggaran Rp 10 Miliar

Stadion Pahoman Sudah Direhab, Proyek Pemprov Lampung Habiskan Anggaran Rp 10 Miliar

Lintasan sintetik di Stadion Pahoman Bandar Lampung sudah mengalami rehabilitasi melalui proyek dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar.

TARGET.ID – Warga Kota Bandar Lampung yang sering berolahraga di area dalam Stadion Pahoman, pasti melihat ada sesuatu yang baru.

Lintasan yang sering dipakai jogging oleh warga terlihat baru. Saking barunya, bulir-bulir merah lintasan sintetik itu ada yang melekat di sepatu.

Ya, Stadion Pahoman memang sudah direhabilitasi pada penghujung 2024 lalu dan sejak awal 2025 sudah bisa digunakan kembali.

Rehab Stadion Pahoman merupakan proyek Pemprov Lampung, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung.

Anggaran yang dihabiskan untuk rehab ini sekitar Rp 10 miliar.

Apa saja Rehab Stadion Pahoman

Tapi, jangan terlalu berekspektasi tinggi. Rehab stadion hanya pada lintasan atletik sintetik 6 lintasan, area tembereng utara, dan area lompat jauh.

Sedangkan bangunan stadion, termasuk kursi penonton di area terbuka dan lapangan sepakbola di dalamnya, tidak masuk dalam pengerjaan proyek yang beranggaran Rp 10 miliar itu.

Stadion Pahoman di Bandar Lampung.

Rehab Stadion Pahoman Dua Kali Tender

Rehab terbatas pada Stadion Pahoman ini ditenderkan sampai dua kali. Semula ditenderkan pada 10 Agustus 2024 namun berstatus tender gagal.

Lalu, ditenderkan lagi pada 23 September 2024. Brulah pada tender kedua ini keluar perusahaan pemenang tender.

Dari data LPSE Provinsi Lampung, tender pertama yang gagal itu diikuti 24 pelamar.

Namun, hanya tiga perusahaan yang memasukkan penawaran.

Pertama, CV Prima Mitra Perkasa dengan penawaran Rp. 9.399.956.015,49.

Kedua, CV Mitra Karya dengan penawaran Rp 9.699.808.974,40.

Ketiga, CV Bandar Sai Jaya dengan penawaran Rp 9.849.458.239,23.

Mengapa Tender Pertama Gagal

Mengapa tender pertama 10 Agustus 2024 ini kemudian dinyatakan gagal?

Berdasarkan hasil evaluasi, untuk CV Mitra Karya, tanggal surat dukungan material dan ketersediaan material mendahului tanggal Akta Kuasa Cabang Perseroan Komanditer CV MITRA KARYA N0. 18, tanggal 23 Agustus 2024.

Sedangkan untuk CV Prima Mitra Perkasa, referensi kerja tidak sesuai dengan BAB.IV LDP, Huruf F. Persyaratan Teknis, Point.6. (Daftar Riwayat Hidup Personil Pelaksana Tidak sesuai dengan Referensi yang dilampirkan).

Akan halnya CV Bandar Sai Jaya, referensi kerja tidak sesuai dengan BAB.IV LDP, Huruf F. Persyaratan Teknis, Point.6.

Lintasan atletik Stadion Pahoman dilihat dari atas. Lintasan ini belum lama direhab dengan anggaran Rp 10 miliar.

Tender Ulang dan Ini Pemenangnya

Dengan hasil evaluasi tersebut, tender diulang. Maka, dilakukan tender kedua pada 23 September 2024.

Tender ulang ini diikuti 15 pelamar, tapi hanya dua perusahaan yang mengajukan penawaran.

Pertama, CV Desyam Sejahtera Mandiri dengan penawaran Rp. 9.236.677.500,00.

Kedua, CV Mitra Karya dengan penawaran Rp. 9.934.749.538,08.

Berdasarkan hasil evaluasi, CV Desyam Sejahtera Mandiri, pengalaman personil manajerial an. Abdul Rohim tidak memenuhi persyaratan berdasarkan klarifikasi ke Pejabat Pembuat Komitmen yang menandatangani kontrak pekerjaaan.

Dengan demikian, pemenangb tender rehab Stadion Pahoman ini adalah CV Mitra Karya yang tercatat beralamat di Kp Lio/Sejajar Rel Tembusan Jl Arief Rahman Hakim No 24 Rt 08 Rw 19, Kel Depok Kec Pancoran Mas, Depok (Kota), Jawa Barat.

Harga penawaran Rp 9.934.749.538,08 dengan harga terkoreksi Rp 9.920.319.538,09.

Untuk pengerjaan berupa lintasan atletik sintetik 6 lintasan, area tembereng utara, dan area lompat jauh.***

Jalan Raden Gunawan II Rusak Parah Lagi, Dulu Jadi Proyek Meghabiskan Rp 850 Juta