Home Headline News Pesawaran Banyak Objek Wisata Tapi Kalah dari Lampung Selatan

Pesawaran Banyak Objek Wisata Tapi Kalah dari Lampung Selatan

Pulau Tegal Mas merupakan salah satu objek wisata laut dan pantai, selain Pulau Pahawang, yang menjadi andalan Pesawaran. Namun, jumlah wisatawan yang ke Pesawaran masih kalah dari Lampung Selatan.

TARGET.ID – Banyak objek wisata di Kabupaten Pesawaran, mulai dari wisata bukit, hutan, gunung, pantai, hingga pulau.

Namun, dari segi jumlah kunjungan wisatawan, Pesawaran kalah dari Lampung Selatan.

Bahkan, Pesawaran kalah dari Lampung Tengah dan Lampung Timur.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung yang diperbarui Maret 2025 menunjukkan, pada 2024 jumlah wisatawan nusantara ke Lampung sebanyak 17.875.613 wisatawan.

Dari jumlah tersebut, yang ke Pesawaran sebanyak 1.142.960 wisatawan.

Sedangkan ke Lampung Selatan sebanyak 2.502.774 wisatawan.

Data Kunjungan Wisatawan Nusantara 2024:

  1. Bandar Lampung: 3.672.889
  2. Lampung Selatan: 2.502.774
  3. Lampung Tengah: 2.257.799
  4. Lampung Timur: 1.558.163
  5. Pesawaran: 1.142.960

Salah satu faktor yang membuat jumlah wisatawan yang tercatat ke Pesawaran lebih rendah adalah banyak wisatawan yang memilih untuk menginap di Bandar Lampung.

Mereka hanya melakukan kunjungan beberapa jam ke lokasi objek wisata di Pesawaran. Selebihnya, mereka menginap dan menikmati kuliner di Bandar Lampung.

Menjadi tantangan bagi para pelaku pariwisata di Pesawaran untuk memperbanyak hunian hotel berbintang maupun nonbintang.

Dan, merancang paket wisata yang memungkinkan wisatawan bisa lebih lama berkunjung, atau lebih lama menginap di Pesawaran.

Serta, bisa menikmati wisata kuliner yahng tak kalah dari Bandar Lampung.

Faktor lain yang bisa menjadi penyebab adalah infrastruktur jalan ke lokasi objek wisata di Pesawaran yang masih kurang memadai.

Dibandingkan infrastruktur jalan menuju Lampung Selatan yang sebagian melalui jalan tol sehingga lebih mudah dan lebih nyaman diakses.

Menjadi tantangan bagi Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemkab Pesawaran untuk meningkatkan kualitas jalan ke lokasi objek wisata.

Salah satu contohnya adalah jalan menuju Mutun yang relatif sempit dan perbaikan jalan hanya dengan sistem tambal sulam.

Pemprov di masa pemerintahan Arinal Djunaidi pernah mengungkap rencana membuat jalan di atas laut dari pusat kota menuju Lempasing, dan memperlebar jalan 8 meter sampai ke Teluk Kiluan,Tanggamus.

Namun, seiring masa pemerintahan Arinal selesai, jalan di atas laut dan pelebaran jalan untuk pariwisata itu tinggal mimpi.***